Macam-macam Jenis Mesin Jahit

Macam-macam Jenis Mesin Jahit

Dulu kita hanya mengenal mesin jahit manual atau mesin jahit klasik. Namun dalam perkembangannya sekarang banyak sekali macam dan jenis mesin jahit mulai dari mesin jahit listrik jarum satu, mesin jahit listrik jarum dua hingga mesin jahit komputer. Bagi Anda yang ingin menggeluti usaha konveksi atau jahit-menjahit ada baiknya mengetahui berbagai macam dan jenis mesin jahit. Berikut macam-macam dan jenis mesin jahit :

Dari cara pengoperasiannya mesin jahit terbagi menjadi tiga jenis yaitu:

1. Mesin Jahit Manual
mesin jahit manual

Pada awalnya mesin jahit manual hanya bisa digunakan menjahit jahitan rantai. Namun jahitan rantai ini sangat mudah terurai meskipun jarak jahitannya sudah kecil dan rapi. Agar jahitan tidak mudah terurai maka penjahit harus bisa membuat jahitan kunci dengan menjahit dengan dua benang sejajar, dari jarum atas dan kumparan yang dibawahnya. Sehingga pada perkembangannya mesin jahit manual mampu membuat jahitan zigzag dan jahitan dekoratif.

2. Mesin Jahit Listrikmesin jahit listrik

Mesin jahit listrik memiliki motor yang digerakkan dengan tenaga listrik. Sistem kerja jenis mesin jahit ini adalah impulse listrik yang menembak jarum dan mengembalikannya kembali dengan gerakan yang ritmik dan diimbangi dengan gerakan mekanik yang mendorong kain saat dijahit. Menggunakan mesin jahit listrik penjahit tidak perlu melakukan push dan pull seperti saat menjahit pada mesin jahit manual. Sehingga dengan Mesin jahit listrik produktivitas menjadi lebih tinggi daripada menggunakan mesin jahit manual.

3. Mesin Jahit Komputer
mesin jahit komputer

Dari segi cara pengoperasiannya, mesin jahit komputer merupakan mesin jahit yang paling canggih dari semua jenis mesin jahit yang ada saat ini.Digerakkan oleh tenaga listrik seperti halnya mesin jahit listrik, namun mesin jahit komputer memiliki mikroprosesor. Dimana mikroprosesor ini memungkinkan mesin jahit komputer untuk membuat pola, baik berupa jahitan dekorasi maupun bordir. Mesin jahit komputer ini bekerja secara otomatis sesuai dengan pola yang telah dibuat di komputer dan akan berhenti secara otomatis bila terjadi pergantian warna.

Dari segi fungsi dan kegunaannya mesin jahit terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu :

1. Mesin Jahit Jarum Satu (High Speed, 1 Needle, Lockstitch Machine)

Dengan menggunakan tipe jarum DB x 1 atau DB×1 #16#23 dan dengan kecepatan 4000 sti/min atau antara 4000 - 5500 jpm, mesin jahit ini mampu menghasilkan jahitan dengan tipe jeratan kunci (lockstitch)pada semua jenis pakaian dengan jenis kain tipis, sedang, dan tebal.

2. Mesin Jahit Lockstitch High Speed Satu Jarum dilengkapi dengan Pisau Pemotong Tepi (High Speed, 1 Needle, Lockstitch Machine with Edge Trimmer)

Dengan menggunakan jarum tipe DB x 1 dan kecepatan di atas4500 jpm mesin ini mampu menjahit kerah, kaki kerah dan komponen lainnya sekaligus merapikan tepi dengan pisau pemotong pada mesin jahit.

3. Mesin Jahit Jarum Dua (High Speed, 2 Needle, Lockstitch Machine)

Dengan menggunakan jarum tipe DP x 5 atau berukuran 135×17 (Nm160) Nm125Nm180 dan kecepatan 2000 rpm atau di atas 3500 jpm, mesin ini mampu menjahit semua jenis kain.

4. Mesin Jahit Lockstitch dengan Pemotong Benang Otomatis dan Pendeteksi Tepi Kain (Lockstitch Machine with Automatic Thread Trimmer and Cloth Edge Detector)

Dengan menggunakan jarum tipe DB x 1 atau berukuran 134×35R (Nm140) m110Nm160 dan kecepatan kurang lebih 4000 jpm atau 3000 rpm, mesin ini mampu menjahit komponen seperti pada pasang kantong, kerah, manset, dan lain sebagainya yang memerlukan ketelitian tinggi. Selain itu mesin ini juga mempunyai program penyimpanan, program langkah, dan jumlah jeratan.

5. Mesin Jahit Pasang Ban Pinggang (Lockstitch Waistband Sewing Machine with Cloth Puller)

Dengan menggunakan jarum tipe DV×57 atau yang berukuran (#21) #18#25 dan kecepatan kurang lebih 5000 rpm, mesin ini mampu memasang ban pinggang pada celana, seperti jeans, celana santai, dan lain sebagainya. Mesin jahit ini memiliki 2 jarum 4 jarum.

6. Mesin Bordir (Embroidery Sewing Machine)

Dengan menggunakan jarum tipe DP x 5 dan DP x 17 dan memiliki kecepatan kurang lebih 2800 sti/min, mesin ini mampu membuat jahitan bordir untuk label dengan ukuran yang bermacam-macam, seperti pada model product AMS-210EN-2210 (X=220mm, Y=100mm), AMS-210EN-1306 (X=130mm, Y=60mm)dan AMS-210EN-1510 (X=150mm, Y=100mm) serta mampu membuat jahitan emblem atau ornamen pada sebuah pakaian.

7. Mesin Jahit Jeratan Buta (Blindstitcher Sewing Machine)

Dengan menggunakan jarum tipe LWx6T9 dan kecepatan kurang lebih 2500 spm, mesin ini mampu menghasilkan jahitan sum dengan tipe jeratan rantai (kelas 103) pada lipatan bawah, seperti celana panjang, rok, dan lain sebagainya pada semua jenis kain.

8. Mesin Jahit Jeratan Rantai Ganda (Double Chainstitcher)

Dengan menggunakan jarum tipe TV x 7 (atau TV x 5 dibeberapa referensi yang lain) dan kecepatan kurang lebih 4500 rpm atau 5500 rpm, mesin ini mampu menjahit pakaian yang memerlukan kekuatan yang cukup tinggi, seperti jeans, kordorai, beludru, dan lain sebagainya.

9. Mesin Jahit Lubang Kancing (Buttonholing Machine)

Dengan menggunakan jarum tipe DP x 5 dan memiliki kecepatan kurang lebih 3600 rpm, mesin yang dilengkapi dengan pisau ini mampu membuat jahitan lubang kancing dengan berbagai ukuran yaitu 6,4 - 38,1 mm.

10. Mesin Jahit Pasang Kancing (Shape Stitch Button Sewing Machine)

Dengan menggunkan jarum tipe TQ x 1 (atau DP x 17 dibeberapa referensi yang lain), mesin ini digunakan untuk menjahit pasang kancing dengan jenis kancing shank button, wrapped around button, snap, label, metal button, stay button dengan berbagai variasi ukuran dan lubang mulai dari 10 - 28 mm.

11. Mesin Obras (Overlock Machine)

Dengan menggunakan jumlah jarum sebanyak 1, 2, 3,(atau disesuaikan dengan keperluan) tipe DC x 27 dan kecepatan kurang lebih 7000 rpm, mesin ini mampu membuat jahitan pengaman bahan.

Jika Anda ingin membeli mesin jahit silahkan Klik di mari.
Baca juga artikel mesin lainnya :