Tampilkan postingan dengan label Mesin Perkantoran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesin Perkantoran. Tampilkan semua postingan

Mesin Fotocopy Warna

<a href="http://trendmesin.blogspot.com/2015/12/mengganti-printer-dengan-mesin-fotocopy.html">Mengganti Fungsi Printer Dengan Mesin Fotocopy Warna</a>

trendmesin. Mesin fotocopy warna adalah mesin fotocopy digital yang merupakan terobosan baru di dunia percetakan. Mesin fotocopy warna memiliki berbagai kelebihan dibanding mesin fotocopy analog atau mesin fotocopy hitam putih. Selain dapat menduplikasi dokumen dengan hasil cetakan yang berwarna, mesin fotocopy warna di desain dengan teknologi canggih baik itu dari segi kecepatan, fitur maupun ketajaman pada hasil cetak.

Mengganti Fungsi Printer Dengan Mesin Fotocopy Warna

Mungkin kita sudah biasa dengan mesin fotocopy yang menghasilkan hasil fotocopy atau cetakan berupa hitam putih saja, namun semakin berkembangnya teknologi digital kini sudah banyak mesin fotocopy yang mampu menghasilkan fotocopy dengan hasil cetakan yang berwarna.

Kebutuhan untuk menduplikasi dokumen dengan hasil warna yang sesuai warna aslinya saat ini sudah banyak dibutuhkan baik itu oleh kalangan pekerja administratif maupun untuk kalangan pelajar untuk kepentingan belajar mengajar. Dengan berbagai kemudahan dan fitur canggih yang ada pada mesin fotocopy warna membuat mesin ini semakin banyak dicari baik itu dari kalangan pelajar, guru maupun para pekerja kantoran yang ada di instansi-instansi pemerintah maupun swasta.

Untuk kalangan pekerja kantoran misalnya, mesin fotocopy warna seolah sudah menjadi tuntutan kebutuhan yang layak dipertimbangkan karena kelebihan-kelebihan yang ada dibanding dengan mesin fotocopy biasa. Selain lebih hemat dan praktis mesin fotocopy warna juga memiliki berbagai fitur yang tidak dimiliki oleh mesin fotocopy hitam putih biasa.

Diantara kelebihan-kelebihannya yaitu selain dapat mencetak duplikat dokumen berwarna, mesin fotocopy warna juga dapat mencetak dokumen hitam putih, dapat dijadikan sebagai printer utama, dapat digunakan untuk scan dan juga fax. Untuk menjadikannya sebagai printer tentu saja mesin fotocopy warna harus dihubungkan dengan komputer atau laptop melalui colokan usb yang sudah tersedia pada mesin tersebut.

Dengan berbagai kelebihan yang ada jika dibandingkan dengan mesin fotocopy biasa tentu saja dari segi harga mesin fotocopy warna jauh lebih mahal dibandingkan dengan mesin fotocopy hitam putih biasa. Satu unit mesin fotocopy warna baru bisa seharga di atas lima puluhan hingga ratusan juta rupiah tergantung type, kecanggihan mesin dan fitur yang ada di dalamnya. Namun ada juga yang harganya di bawah sepuluh juta rupiah namun biasanya mesin fotocopy ini jenis mesin fotocopy mini yang lebih hemat dan praktis.

Jika Anda berniat membeli mesin fotocopy warna ada baiknya mempertimbangkan dengan matang sebelum membeli baik dari sisi kebutuhan dalam arti apakah untuk kebutuhan bisnis, kebutuhan pribadi atau untuk asset kantor. Selain itu dipertimbangkan juga budget atau anggaran yang dimiliki karena banyak sekali jenis atau tipe mesin fotocopy warna baik itu yang baru maupun second dengan berbagai harga yang ditawarkan. Silahkan baca Hal-hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih dan Membeli Mesin Fotocopy.

Memilih Antara Mesin Laminating Panas dan Mesin Laminating Dingin

<br /> <a href="http://trendmesin.blogspot.co.id/2015/02/memilih-mesin-laminating-panas-dingin.html">Mesin Laminating panas dingin</a>

trendmesin. Mesin laminating atau biasa disebut mesin laminasi terbagi menjadi dua jenis berdasarkan cara kerjanya, yaitu mesin laminating panas dan mesin laminating diingin. Perbedaanya yaitu jika mesin laminating panas mengunakan pemanas (metode thermal laminating ) pada proses laminasinya sedangkan proses pada mesin laminating dingin tidak menggunakan pemanas. Untuk hasil laminasi kualitas laminating dengan mesin laminating panas lebih bagus daripada mesin laminating dingin. Namun sebaliknya harga untuk mesin laminating dingin lebih terjangkau dibandingkan dengan harga mesin laminating dengan menggunakan pemanas. Berikut sedikit gambaran antara mesin laminasi panas dan mesin laminating dingin sebelum Anda memilih mesin laminating.


Memilih Mesin Laminating panas dingin
Laminating merupakan proses sederhana untuk melindungi suatu media dengan melapisi permukaan media tersebut dengan bahan berupa plastik lembaran tipis khusus yang terbuat dari bahan polypropylene, polyester atau nylon.

Laminating bertujuan untuk melindungi media baik berupa kartu, poster, cover buku, cover video, kaset, daftar menu, peta, brosur dan produk percetakan lainnya sehingga menjadi lebih awet, lebih mengkilap, tahan gores dan mencegah terjadinya kotor, basah atau rusak.

Mesin Laminating Panas (Metode thermal laminating)

Untuk menempelkan plastik pada media yang akan dilaminasi mesin laminating panas menggunakan metode laminasi thermal dalam prosesnya. Ada 2 metode pada proses ini yaitu dengan menggunakan plastik yang sudah mengandung lem atau dengan plastik yang belum mengandung lem/ perekat.

Penggunaan jenis plastik harus didasarkan pada kecocokan dengan media yang akan dilaminasi. Yang paling umum digunakan di dunia percetakan adalah jenis plastik doft dan glossy berbahan polypropylene, karena paling murah dan banyak tersedia di pasaran. Kedua kenis plastik tersebut mengandung lem/ perekat.

Jika menggunakan plastik yang mengandung lem, proses penempelan dilakukan pada suhu 90oC - 120oC (tergantung jenis plastik yang digunakan) untuk melelehkan bagian lem kering plastik laminating agar lengket ke media.

Penyetelan suhu pada mesin laminasi dianjurkan tidak lebih dari 120oC karena jika lebih dapat menyebabkan masa pakai rol karet silicon menjadi lebih pendek.

Mesin Laminating Dingin (Metode wet)

Untuk laminating dingin bahan yang digunakan yaitu adhesive yang dicampur bahan pelarut atau air. Adhesive ini dicoatingkan ke permukaan plastik kemudian dilapiskan ke media.

Dari segi biaya metode wet ini lebih murah dibandingkan dengan metode thermal. Meskipun begitu metode ini termasuk tidak ramah lingkungan karena terjadi penguapan dari bahan pelarut saat pengeringan adhesive.

Dari segi kualitas hasil laminating dengan menggunakan mesin laminating dingin agak kalah bila dibandingkan dengan mesin laminating panas. Karena mesin yang dilengkapi pemanas akan mengepress plastik dengan sangat kuat sehingga dapat menempel dengan sangat erat dengan media yang dilaminating.

Meskipun begitu mesin laminating dingin biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan mesin laminating yang menggunakan pemanas.

Jika Anda ingin membeli mesin laminating untuk memenuhi kebutuhan kantor dimana Anda hanya ingin malapisi dokumen penting agar tidak cepat rusak, maka mesin laminating dingin sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Namun jika Anda memiliki usaha seperti usaha percetakan seperti pembuatan kartu nama, undangan, brosur atau produk percetaakan lainnya maka maka Anda bisa memilih mesin laminating yang menggunakan pemanas untuk mendukung usaha Anda.

Pengertian Mesin Scanner, Fungsi dan Jenisnya

<br /> <a href="http://trendmesin.blogspot.co.id/2014/05/mesin-scanner.html">Mesin Scanner</a>

trendmesin. Mesin Scanner semakin dibutuhkan di era digital ini. Pentingnya mendigitalisasi dokumen-dokumen penting, baik untuk tujuan administrasi maupun untuk menghindari kerusakan fisik pada dokumen semakin membuat betapa pentingnya manfaat daripada mesin scanner. Bagi Anda yang belum mengetahui apa sih mesin scanner dan apa fungsinya berikut ini sekilas informasi mengenai pengertian mesin scanner, fungsi dan jenis-jenis mesin scanner.

Pengertian Mesin Scanner

Mesin scanner adalah suatu alat elektronik untuk memindai dokumen baik berupa kertas maupun barang untuk disimpan hasilnya pada memory komputer sebagai data digital. Fungsi mesin ini mirip dengan mesin fotokopi, jika mesin fotocopy hasilnya berupa kertas hasil pemindaian/ salinan sedangkan scanner hasilnya disimpan di memory komputer atau ditampilkan pada layar monitor komputer untuk kemudian diolah kembali.

Fungsi Scanner

Fungsi Scanner adalah untuk mengambil salinan data/ informasi pada suatu benda baik 2D atau 3D untuk dijadikan data digital sehingga data tersebut dapat diolah kembali. Jadi jika Anda ingin men-scan foto atau surat maka hasilnya adalah salinan surat atau foto yang sama persis namun dalam bentuk digital yang bisa Anda ubah dengan mengunakan photoshop. Kemudian hasil scan dari benda 2D tersebut dapat Anda rubah dalam format JPEG maupun PDF. Namun mesin scanner berbeda untuk benda 2D dan 3D baik cara penggunaannya maupun fungsinya.

Jenis-jenis Mesin Scanner berdasarkan kegunaan dan cara kerjanya :

1. Scanner Gambar
Scanner gambar merupakan cikal bakal dari semua mesin scanner yang ada. Mesin ini yang paling umum dan paling banyak diketahu oleh masyarakat awam. Sesuai dengan namanya mesin scanner ini digunakan untuk memindai gambar, foto maupun tulisan yang ada pada media kertas yang diletakkan di atasnya. Scanner gambar ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
pengertian mesin scanner
- Scanner Gambar Flatbed.
Cara kerja scanner jenis flatbed ini adalah dengan meletakkan dokumen kertas yang berisi tulisan ataupun gambar di atas kaca pada scanner bagian atas. Kemudian proses pemindaian dimulai dengan indikasinya yaitu lampu yang ada di bagian bawah kaca berjalan pelan untuk memindai.

- Scanner Automatic Document Feeder (ADF).
Scanner ADF ini memiliki kemudahan dalam penggunaannya. Anda tinggal meletakkan gambar-gambar pada nampan penampung kertas selanjutnya alat ini secara otomatis akan mengambil sendiri gambar-gambar tersebut dan memindainya untuk selanjutnya disimpan sebagai file digital. dibandingkan dengan jenis flatbed, alat scanner ADF ini mampu memindai pada 2 sisi kertas (bolak-balik) secara bersamaan secara cepat.

2. Drum Scanner
Dengan menggunakan photomultiplier tubes (PMT) untuk memindai, drum scanner mampu menghsilkan kualitas hasil scan yang lebih baik dibanding mesin scanner jenis lainnya. Namun jenis ini sudah tidak banyak digunakan karena harganya yang relative mahal. Orang lebih memilih jenis flatbed yang berkualitas tinggi, dan hanya orang-orang yang benar-benar membugtuhkan kualitas yang baik yang menggunakan drum scanner, seperti seniman yang ingin menyimpan hasil seninya atau pihak museum.

3. Scanner Barcode
Jika Anda melihat kode-kode berupa garis-garis yang berjajar pada sebuah produk, itulah yang dinamakan barcode. Data-data yang tersimpan dalam barcode itulah yang nantinya dipindai oleh scanner barcode untuk mengetahui data-data atau spesifikasi produk tersebut. Jenis ini banyak kita temukan pada kasir-kasir yang ada di swalayan atau supermarket.

4. Scanner Cek
Scanner cek digunakan oleh pihak bank untuk memindai sebuah cek untuk mengetahui keaslian cek tersebut.

5. Scanner Optical Mark Reader (OMR)
Cara kerja scanner OMR ini hamper mirip dengan scanner gambar. Dengan teknologi Optical Mark Reader-nya scanner jenis ini difungsikan untuk memindai Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang ada pada sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan lainnya.

6. Scanner Sinar-X
Scanner sinar x atau yang disebut sinar rontgen ini banyak kita temui pada rumah sakit-rumah sakit. Scanner ini digunakan untguk memindai bagian dalam sebuah benda seperti tulang untuk mengetahui keadaan bagian dalam benda tersebut.

7. Scanner Logam
Scanner logam digunakan untuk memindai sebuah benda untuk dapat diketahui kandungan logam yang ada pada logam tersebut.

8. Scanner 3 Dimensi
Scanner 3 dimensi digunakan untuk memindai benda-benda secara 3 dimensi. Selain untuk disimpan datanya secara digital, hasil scan benda secara 3 dimensi ini tidak menutup kemungkinan untuk dicetak ulang dengan hasil yang sama persis dengan benda yang telah dipindai dengan printer 3 dimensi di masa-masa mendatang.

Demikian sedikit informasi mengenai pengertian mesin scanner, fungsi dan jenis-jenis mesin scanner, semoga bermanfaat..

Tips Sebelum Membeli Mesin Absensi (Kelebihan dan Kekurangan Manual Vs Digital / Biometrik)

<br /> <a href="http://trendmesin.blogspot.co.id/2014/01/tips-mesin-absensi-manual-digital.html">Mesin Absensi</a>

trendmesin. Mesin absensi diciptakan untuk member kemudahan bagi Manager Human Resources Development untuk menertibkan dan meningkatkan kedisiplinan serta kinerja para staf dan karyawannya khusunya dalam hal pendataan absensi harian atau office hours daylies. Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian canggih dan modern berkembang pula teknologi mesin absensi yang semula hanya berupa mesin absensi manual hingga menjadi sebuah mesin absensi digital atau biometric. Namun seperti halnya produk-produk yang dibuat oleh manusia lainnya, mesin absensi baik mesin absensi manual maupun digital atau biometric masing-masing memiliki kelebihan kekurangannya.

tips Mesin Absensi manual digital
Saat ini banyak sekali jenis mesin absensi yang tersedia dan memiliki fitur yang sangat canggih dan berbeda-beda. Setiap jenis mesin absensi memiliki keunggulan dan kekurangan yang berbeda-beda. Oleh karena itu pilihlan jenis mesin absensi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Jika yang dibutuhkan hanyalah untuk mendata absensi karyawan apalagi jika jumlah karyawan kurang dari 30 orang, mesin absensi kartu manual dapat menjadi pilihan yang tepat karena jenis ini cukup fungsional.

Namun jika Anda memilih mesin absensi ini maka Anda harus menyiapkan antisipasi jika suatu saat menemui kekurangan pada mesin jenis ini. Hal yang paling sering terjadi adalah banyak karyawan yang TA atau titip absen jika menggunakan sistem manual caranya yaitu dengan menitipkan kartu absen ke rekan kerja.

Namun apabila jika Anda ingin lebih menanamkan kedisiplinan dan preofesionalitas dalam perusahaan/ instansi Anda khususnya terkait status absensi apalagi jika jumlah karyawan lebih dari 30 maka pilihlah mesin absensi yang lebih canggih seperti mesin absensi digital atau mesin absensi biometrik yang pendeteksiannya melalui sidik jari, suara, wajah, dan bagian tubuh atau penginderaan lainnya.

Karena selain lebih memungkinkan untuk kapasitas pengguna/pegawai yang lebih banyak, mesin absensi digital dan biometrik mempunyai fitur tambahan yaitu penghitungan gaji dan uang lembur serta pembuatan laporan serta dapat pula difungsikan untuk akses kontrol ruang tertentu.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan antara mesin absensi manual vs mesin absensi digital atau biometrik :
Mesin Absensi Manual


Kelebihan :
1. Harga yang lebih murah dibanding dengan mesin absensi jenis digital/biometrik
2. Jika ada karyawan yang terlambat maka mesin absensi akan mencetak keterangan dengan menggunakan tinta merah.

Kekurangan :
1. Kejujuran karyawan dipertanyakan jika menggunakan mesin absensi jenis manual karena bisa jadi ada karyawan yang TA atau Titip absen dengan cara menitipkan kartu absen ke rekan kerja.
2. Jika menggunakan mesin absensi manual pencetak waktu dapat diset atau reset manual, sehingga mungkin dapat menjadi tidak akurat.
3. Untuk otomatisasi sistem pelaporan dan integrasi dengan sistem informasi kepegawaian, mesin absensi manual harus dilakukan secara manual. Hal ini memungkinkan terjadinya kesalahan penyalinan data.

Mesin Absensi Digital atau Biometrik

Kelebihan :
1. Cara pemakaian mesin absensi digital/biometrik lebih cepat dan lebiah praktis, karyawan hanya perlu menunjukkan atau memverifikasi karakteristik tertentu seperti sidik jari, wajah, suara, dll.
2. Memicu karyawan untuk hadir tepat waktu karena hampir mustahil seseorang mampu memanipulasi sidik jari atau wajah jika perusahaan/instansi Anda mengunakan mesin absensi jenis ini.
3. Data akan sangat akurat karena data akan segara disimpan ke komputer setelah karyawan absen.
4. Sistem pelaporan pada mesin absensi digital atau biometrik selalu dapat dilakukan secara otomatis karena menggunakan sistem yang terintegrasi. Bahkan mesin ini mampu melakukan penghitungan gaji maupun jumlah lembur karyawan.

Kekurangan :
1. Harga yang lebih mahal dibanding mesin absensi jenis manual
2. Mesin absensi digital khususnya yang jenis sidik jari kadang scan sidik jari mengalami human eror atau sulit diterima. Hal ini bisa disebabkan kondisi jari yang terlalu kering, kotor atau terlalu basah.
3. Penggunakan mesin absensi digital maupun biometrik khususnya yang jenis sidik jari, alat sensornya bisa menimbulkan kotoran, debu bahkan kuman karena selalu disentuh oleh para karyawan.

Membuat ID Card atau Member Card dengan Mesin Pembuat ID Card

<br /> <a href="http://trendmesin.blogspot.co.id/2013/08/mesin-id-card-cetak-kartu.html">Mesin Pembuat ID Card</a>

trendmesin. ID Card atau Kartu Identitas sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat terutama institusi-institusi di Indonesia. Hampir semua karyawan perusahaan, anak sekolah, anggota organisasi maupun anggota suatu club mempunyai ID Card atau Member Card. Karena kebutuhan pasar yang tinggi akan ID Card itulah membuat para pengusaha pembuat ID Card berlomba-lomba memenangkan persaingan dalam merebut segmen pasar tersebut. Tak terkecuali pengusaha/ produsen pembuat mesin ID Card yang terbagi atas mesin press ID Card, mesin instan ID Card, mesin offset ID Card dan mesin printer ID Card.
mesin ID Card cetak kartu

Kita bisa menjadikan pembuatan ID Card ini sebagai peluang bisnis mengingat kebutuhan pasar akan ID Card semakin tinggi. Jika Anda tertarik ingin membuka usaha pembuatan ID Card dengan mesin ID Card maka Anda akan mempunyai target pasar yang sangat luas.

Karena dengan mesin id card anda dapat membuat berbagai macam applikasi seperti kartu pelajar, member card, tanda pengenal pegawai, gantungan kunci dengan foto, kartu nama, kartu berobat, kartu asuransi dan lain-lain dengan biaya produksi yang tergolong murah.

Salah satu cara untuk membuat dan mencetak kartu plastik id card adalah dengan menggunakan mesin press khusus id card. Selain itu proses pembuatan id card dapat pula dengan menggunakan mesin instan id card dengan cara kerjanya yang lebih mirip dengan mesin laminator biasa.

Namun kualitas dan kekuatan hasil cetak mesin instan lebih rendah dibanding proses pembuatan id card dengan sistem press. Sedangkan keunggulan menggunakan mesin instan id card ini yaitu waktu pengerjaan dan produksi kartu id card dapat lebih cepat. Jika jangka waktu pemakaian kartu id card relatif singkat seperti event atau seminar maka disarankan untuk menggunakan mesin instan id card.

Jika Anda akan membuat id card dalam jumlah banyak maka disarankan menggunakan mesin offset id card. Hal ini selain proses pengerjaannya lebih cepat (dibandingkan dengan proses digital), membuat id card dengan menggunakan mesin offset juga akan lebih menghemat biaya produksi.

Pembuatan id card dapat juga dikerjakan dengan menggunakan mesin printer id card yang menggunakan blank card dan pewarna khusus yaitu pita ribbon. Printer id card dapat melakukan press dan laminasi sehingga tidak membutuhkan alat lain lagi. Printer id card dengan jenis dan tipe tertentu juga dapat melakukan personalisasi data dan insert barcode ataupun encoding ke magnetic stripe.

Demikian beberapa cara dan proses produksi untuk pembuatan id card (kartu identitas) atau member card (kartu anggota). Semoga artikel membuat ID Card atau Member Card dengan mesin pembuat ID Card  ini dapat membuat kita dapat memilih proses produksi yang mana yang akan dipilih sesuai dengan kebutuhan kita.

Copyright © 2013-2017. trendmesin - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger